Ngota Online Jilid II, Membahas Tentang Perkuliahan Online

Wabah pandemi covid-19 yang akhir-akhir ini melanda dunia, kini juga melanda Indonesia dan memengaruhi berbagai bidang termasuk pendidikan. Di tingkat universitas, perkuliahan online menjadi fenomena agar kegiatan belajar-mengajar di tengah masa social distancing sekarang ini tetap berlangsung. Hal ini juga menjadi bahan diskusi pada Ngota Online Jilid II yang dilaksanakan pada Senin, 6 April 2020 melalui aplikasi zoom. Diskusi ini menghadirkan Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Bengkulu sebagai Pembicara.

Terkait dengan perkuliahan online khususnya di Bengkulu, Pemantik diskusi, Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa masih banyak kekurangan dan permasalahan yang dihadapi mahasiswa dalam menjalankan perkuliahan online, seperti belum terbiasanya mahasiswa dalam mengoperasikan perangkat teknologi, spesifikasi perangkat yg dimiliki belum mendukung, serta jaringan yang masih lemot di beberapa daerah.

Di Universitas Muhammadiyah Bengkulu sendiri, W.R. 3 Bidang Kemahasiswaan menyampaikan beberapa bentuk perkuliahan online yang sedang/akan diterapkan di Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Diantaranya adalah:

  1. Kegiatan perkuliahan online menggunakan fasilitas/aplikasi yang mudah dan murah, seperti WA, Media Sosial, dsb, dan tidak disarankan menggunakan perkuliahan model tatap muka yang membutuhkan biaya yg besar.
  2. Terkait dengan seminar proposal dan ujian skripsi dapat dilaksanakan dengan catatan:
    – Seminar/ujian skripsi hanya dihadiri mahasiswa dan dosen penguji
    – Mahasiswa dilarang membawa suporter
    – Skripsi/proposal dibuat dalam bentuk PDF
    – Dilaksanakan di kelas
    – Jarak antara peserta yg satu dengan yg lain minimal 30 menit.
  3. Terkait dengan KKN, pihak UMB sedang menyusun formula utk ekuivalensi antara kegiatan2 mahasiswa dirumah dengan bobot SKS, termasuk juga didalamnya KKN.
  4. Terkait wisuda, UMB mengacu kepada surat edaran Kapolri dan kementerian untuk tidak mengundang orang dalam jumlah banyak yg berpotensi menyebarkan virus. Sehingga untuk sementara wisuda ditunda sampai keadaan benar2 aman.

Perkuliahan online memang menjadi pilihan ditengah situasi pandemi covid-19 sekarang ini. Berbagai bentuk perkuliahan seperti belajar mengajar, seminar proposal, ujian skripsi, KKN, dan wisuda, semuanya harus melakukan penyesuaian dengan keadaan. “Semua bentuk perkuliahan tetap bisa dijalankan, namun kita harus mengedukasi lagi tentang social distance dan physical distance,” ujar Agro Kurniawan selaku Moderator diskusi.